
Legal Lecture Pascasarjana IAIN Parepare, Mahasiswa dipacu Tingkatkan Mutu Publikasi Karya Ilmiah
HUMAS IAIN Parepare— Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Legal Lecture di lantai 3 gedung Pascasarjana IAIN Parepare, Sabtu (09/11/19).
Kegiatan diikuti oleh dosen dan mahasiswa Pascasarjana dari enam Program Studi (Prodi) yang ada di Pascasarjana yakni Prodi Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Syariah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Hukum Keluarga Islam, Tadris Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.

Hadir narasumber Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi membawakan kuliah dengan tema peningkatan mutu publikasi karya ilmiah.
Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, Dr. H. Mahsyar Idris mengungkapkan narasumber yang dihadirkan merupakan guru besar dalam bidang tasawuf.
“Kita kan belum ada Prodi tasawuf atau pemikiran dari enam prodi dengan begitu kita meminta beliau memberi kuliah yang bisa menyentuh dari semua prodi yang ada,” ucapnya.
Hal ini dikarenakan mahasiswa Pascasarjana maupun para dosen dituntut agar mampu menulis dan mempublish ke jurnal.
“Tumbuh motivasi, semangat untuk menulis, salah satu hal yang harus dipacu adalah kemampuan menulis baik dosen maupun mahasiswa,” harap Direktur Pascasarjana, Dr. H. Mahsyar Idris.
Ketua Panitia pelaksana, Dr. Rahmawati mengungkapkan publikasi tulisan ke jurnal akan mempengaruhi akreditasi.
“Ini akan mempengaruhi akreditasi. Apalagi instrumen laporan evaluasi diri itu sudah berbeda dibandingkan sebelumnya karena sekarang tiap dosen dan mahasiswa itu dinilai berapa tulisan yang terpublish di jurnal dan berapa visitornya,” ucapnya saat ditemui usai kegiatan.

Sebelumnya, di hari Jum’at (08/11) telah dilaksanakan Kuliah tamu dengan mengangkat tema integrasi nilai-nilai keilmuan menuju Perguruan Tinggi Keislaman Negeri (PTKIN) bermartabat dengan mengundang narasumber yang sama, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi.
Dalam materinya, Prof. Dedi mengajak agar dosen dan mahasiswa membiasakan diri untuk action menulis.
“Harus dilatih, berani dipublish (submit) karena itu akan membangun kepercayaan diri,” ucapnya.
Prof. Dedi juga mengaku tulisan yang dibuat harus mampu membangkitkan orang lain sehingga menarik dibaca.
Salah satu mahasiswa Pascasarjana IAIN Parepare, Muhammad Said Paluseri mengungkapkan rasa syukurnya bisa hadir di acara tersebut.
“Saya sangat bersyukur bisa hadir karena bisa menambah wawasan bagaimana cara menulis yang baik,” ucapnya. (Hyn)
